Saturday, March 5, 2022

9 Cara Menulis Artikel Bagi Pemula, Pahami Metode Penulisannya

 Artikel adalah kalimat yang disusun oleh seorang penulis dengan sebuah tujuan yang terkandung di dalam tulisan tersebut. Setiap orang berhak menulis sebuah artikel untuk mengemukakan pandangan mereka terhadap suatu hal.

Menulis artikel yang menarik dan berkualitas memang bukan hal yang mudah, untuk itu perlu berlatih dan memiliki wawasan serta pandangan yang luas. Sehingga dapat memunculkan ide-ide kreatif untuk dituangkan ke dalam sebuah kata maupun kalimat.

Banyak penulis pemula yang membuat sebuah tulisan berdasarkan dengan apa yang terlintas di dalam pikiran mereka, lalu diposting di blog pribadi. Ada beberapa netizen yang tidak mempermasalahkan hal tersebut, namun ada juga yang merasa hal tersebut belum benar. Jika ingin membuat pembaca tertarik untuk membaca artikel Anda, maka Anda harus memikirkan struktur artikel dan isi tulisan yang menarik serta berkualitas bagi pembaca.

Semua orang bisa membuat artikel, tetapi tidak semua bisa mempraktikkan cara menulis artikel yang baik dan benar sesuai dengan metode penulisannya. Berikut ini ada beberapa cara menulis artikel bagi pemula yang dapat menjadi pedoman sebelum menulis.

1. Pilih Topik

Cara menulis artikel harus dimulai dengan menentukan tema. Pastikan sudah menentukan tema yang sesuai keinginan. Selain itu, usahakan untuk mencari tema yang mudah dipahami oleh kalangan masyarakat luas.

Agar mudah menentukan tema, lakukan observasi atau penelitian terlebih dahulu. Hal ini menjadi salah satu cara efektif supaya artikel yang ingin ditulis memiliki dasar atau landasan kuat, sekaligus dapat menarik minat banyak orang.

Memilih tema sesuai keinginan akan memudahkan cara menulis artikel. Terutama bagi pemula yang jarang menulis artikel dan jarang menulis. Tema yang diinginkan akan menjadikan penulis lebih bersemangat menggali ide lebih menarik.

2. Tentukan Angle

Kedua, setelah Anda menentukan topik, Anda perlu menentukan sudut pandang dalam membuat artikel. Sudut pandang ini juga sering disebut sebagai angle. Angle ini yang membuat artikel Anda berbeda dari artikel orang lain. 

Memilih angel adalah kunci cara menulis artikel yang memudahkan penentuan judul. Buat judul sesuai dengan topik yang diinginkan. Meski judul bisa dibuat di akhir penulisan, sebenarnya pembuatan judul di awal dapat mengarahkan penulis untuk tidak melenceng dari artikelnya. Syarat angle harus jelas, jernih, dan tajam. Rumus yang bisa digunakan angle adalah unsur 5W (What, When, Who, Where, Why) + 1H (How).

3. Mempelajari Referensi

Langkah berikutnya dalam menulis artikel yang baik dan benar adalah mempelajari referensi tentang topik yang Anda tentukan. Jadi, Anda perlu mengumpulkan sumber bacaan lain untuk menulis artikel Anda sendiri. referensi ini bisa Anda ambil dari buku, artikel website, jurnal ilmiah atau berita. Referensi ini bukan untuk Anda tiru, tetapi mempelajari berbagai hal yang mungkin Anda belum tahu tentang topik Anda. Seperti yang sudah dituliskan sebelumnya, artikel yang berserakan di internet tidak sepenuhnya bisa dipercaya, maka Anda harus berhati-hati dalam memilih referensi.

Langkah berikutnya adalam menulis berita adalah mengumpulkan bahan. Penulis biasa menggunakan tiga hal untuk mengumpulkan bahan, yakni riset, observasi, dan wawancara. Bisa memilih salah satu dan memadukan ketiganya.

Apabila bahan sudah dirasa cukup dan matang, cara menulis artikel bisa dilanjutkan dengan menyusun kerangka tulisan. Langkah ini perlu dilakukan agar tulisan bisa tersusun secara sistematis. Kerangka tulisan dibuat sebagai perencanaan garis besar dan poin penting yang ingin diinformasikan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat kerangka tulisan ialah analisis masalah, teori, dan hasil penelitian. Selain itu, untuk menempatkan isi dari artikel tersebut ke dalam beberapa sub judul. Menggunakan teknik sub judul akan memudahkan penulis menjabarkan suatu informasi ketika mempraktikkan cara menulis artikel. Begitu juga memudahkan pembaca untuk memahami informasi yang disampaikan dan hendak dimengerti.

Cara Membuat Artikel yang Baik dan Benar dalam 3 Langkah

Artikel adalah salah satu cara untuk menyampaikan gagasan atau informasi melalui internet. Tujuan pembuatannya pun cukup beragam, mulai dari untuk mengedukasi hingga memasarkan produk dari sebuah bisnis. Agar artikel yang dihasilkan berkualitas, Anda perlu mengikuti tips dan cara membuat artikel yang baik dan benar berikut ini.


Proses Preparing


Untuk menghasilkan suatu artikel, penulis pasti memerlukan beberapa persiapan yang harus dilakukan. Setidaknya, ada 3 susunan membuat artikel dalam proses preparing.


1. Pilih topik yang ingin disampaikan


Agar rapi dan terstruktur, pemilihan topik harus menjadi langkah pertama dalam cara membuat artikel yang baik dan benar. Mengapa demikian? Sebab dengan mengetahui topiknya, penulis dapat menentukan fokus suatu artikel dengan mudah. Akhirnya, pembahasan dalam artikel yang ditulis juga tidak akan melenceng terlalu jauh.


Contoh cara membuat artikel pada langkah ini misalnya, dengan tema besar COVID-19, Anda dapat menentukan turunan topiknya seperti cara pencegahan COVID-19 ataupun gejala COVID-19 yang harus diwaspadai. Sehingga dari satu tema saja, penulis dapat mengembangkannya menjadi lebih spesifik.

2. Lakukan riset cepat dan buat daftar referensi


Artikel dibuat untuk mengedukasi pengguna mengenai suatu hal. Tanggung jawab seorang writer disini cukup besar, pasalnya mau tak mau seorang penulis harus mampu mengolah suatu informasi dengan benar. Jangan sampai, informasi yang tertulis dalam artikel tersebut salah dan tidak valid.


Untuk menghindari hal tersebut, pastikan untuk selalu mencari rujukan terpercaya serta melakukan riset dengan cermat. Tips membuat artikel yang bisa Anda terapkan pada tahap ini adalah, ambil beberapa website, bukan hanya dari satu sumber saja.


Jika diperlukan, Anda bisa menggunakan beberapa kata kunci sekaligus sehingga referensi artikel lebih bervariasi.

Thursday, March 3, 2022

What Is a Complex Sentence?

 A complex sentence is a sentence that contains one independent and at least one dependent clause (sometimes called a subordinate clause). An independent clause is a phrase that would make sense if it were a sentence on its own, whereas a dependent clause will not form a sentence on its own. When these two types of clauses appear in a sentence, we create a complex sentence.

Consider this example:

  • I like to eat the candy before I watch a movie.

“I like to eat the candy” is an independent clause as it would make a complete sentence on its own.

“Before I watch a movie” is a dependent clause, as it doesn’t make a complete sentence on its own. It is ‘dependent’ on the first clause for the phrase to make sense.

Complex Sentence Definition

The definition of a complex sentence is a sentence that contains one independent clause and at least one dependent clause.

Examples of Complex Sentences

In the examples of complex sentences below, the dependent clause comes first. Notice that the dependent clause begins with a subordinating conjunction (words like since, because, while) and that the clauses are separated by a comma:

  • Because he was late again, he would be docked a day’s pay.
  • While I am a passionate basketball fan, I prefer football.
  • Although she was considered smart, she failed all her exams.
  • Whenever it rains, I like to wear my blue coat.

In the complex sentence examples shown below, the independent clause comes first. Notice that in most examples there is no separation of the clauses by a comma, which is the general rule in complex sentences starting with an independent clause. However, the last example has a comma as it is an example of extreme contrast. This extreme contrast refers to the clauses expressing ideas that are almost opposite in meaning or that must be heavily emphasized.

Complex Sentence Examples

 Complex sentences are fascinating components of the English language. When used properly, they can add depth to our writing. Complex sentences contain an independent clause and at least one dependent clause.

An independent clause has the ability to stand alone as a sentence. It always makes a complete thought. A dependent clause cannot stand alone, even though it has a subject and a verb.

Complex sentences are friends and neighbors to compound sentences. There’s only one difference. Compound sentences contain two independent clauses — that’s all there is to it. Let’s break down a couple complex sentence examples into their parts.

Independent and Dependent Clauses

Let’s start with an independent clause, one that can stand alone:

  • Katie sipped on her cappuccino.
    This is an independent clause because it's a complete sentence containing a subject and a verb and fully expressing an idea.

Now let’s see a dependent clause, one that does not fully express an idea:

  • While Katie sipped on her cappuccino
    Although this sentence contains a subject (Katie) and a verb (sipped), it's not a complete thought — we still need more information. Therefore, it’s not a complete sentence.

When an independent and a dependent clause join together to form a complex sentence, they can go in either order.

Here's an example where the independent clause comes first:

  • I was snippy with him because I was running late for work.

Here’s an example where the dependent clause comes first:

  • Because I was running late for work, I was snippy with him.

To connect independent and dependent clauses, you need subordinating conjunctions like “after,” “while,” or “since.” If the dependent clause comes first, you will generally need to separate the clauses with a comma.

Common Complex Sentence Examples

Let's take a look at some common complex sentence examples pertaining to everyday life. In each example, the independent clause is underlined.

  • Because my coffee was too cold, I heated it in the microwave.
  • Although he was wealthy, he was still unhappy.
  • She returned the computer after she noticed it was damaged.
  • Whenever prices go up, customers buy fewer products.
  • Because I had to catch the train, and as we were short on time, I forgot to pack my toothbrush for our vacation.
  • As she was bright and ambitious, she became a manager in no time.
  • Wherever you go, you can always find beauty.
  • Evergreen trees are a symbol of fertility because they do not die in the winter.
  • Although it was very long, the movie was still enjoyable.
  • You should take your car in for a service because it's starting to make weird noises.
  • The actor was happy he got a part in a movie even though the part was small.
  • After the tornado hit, there was very little left standing.
  • The museum was very interesting, as I expected.
  • Now that he's rich and famous, people make allowances for his idiosyncrasies.
  • Even though he's thoroughly trained, he still makes a lot of mistakes.
  • Since winter is coming, I think I'll knit a warm sweater, because I'm always cold.
  • When she was younger, she believed in fairy tales.
  • I have to save this coupon in case I come back to the store tomorrow.
  • Let’s go back to Chez Nous because it's where we had our first date.
  • Although my friends begged me, I chose not to go to the reunion.
  • As genes change over time, evolution progresses.
  • I really didn’t like the movie even though the acting was good.
  • When he got a creampie smashed in his face, everyone laughed.
  • After being apart for years, he still had feelings for her.

Complex Sentences from Literature

Here are some well-crafted complex sentences from literature. The independent clauses are underlined.

  • If a man does not keep pace with his companions, perhaps it is because he hears a different drummer. - Walden, Henry David Thoreau
  • The Scarecrow and the Tin Woodman stood up in a corner and kept quiet all night, although of course, they could not sleep. - The Wonderful Wizard of Oz, L. Frank Baum
  • Because he was so small, Stuart was often hard to find around the house. - Stuart Little, E.B. White
  • Many years later, as he faced the firing squad, Colonel Aurelian Buendia was to remember that distant afternoon when his father took him to discover ice. - One Hundred Years of Solitude, Gabriel Garcia Marquez
  • As Grainier drove along in the wagon behind a wide, slow, sand-colored mare, clusters of orange butterflies exploded off the blackish purple piles of bear sign and winked and fluttered magically like leaves without trees. - Train Dreams, Denis Johnson
  • Take a Pause

    Aren't complex sentences a wonderful addition to our writing? With the combination of an independent and dependent clause, they add a fuller description and allow us to add a little more detail in a sentence.

    Be mindful of your comma usage. Whenever you detect a pause or distinction from your independent clause, check if you need a comma. (See what we did there?) Sometimes it helps to read your work aloud because you'll "hear" where a comma needs to be placed.

    We hope you'll have some fun with complex sentences, as you allow them to add dimension to your writing. And make sure you get that dimension right by reviewing eight times commas were important.

Prepositional Phrase

Prepositional phrase adalah rangkaian kata yang terdiri dari Preposition dan diikuti oleh Object of Preposition yang dapat berupa Noun, Pronoun, Gerund, Noun Phrase atau Clause, dan object of preposition dapat memiliki modifier atau penjelas. Sehingga rumus propositional phrase adalah sebagai berikut:

Preposition + Object of Preposition

atau 

Preposition + Modifier + Object of Preposition

Umumnya prepositional phrase dalam sebuah kalimat dapat bertindak sebagai adverb (kata keterangan) atau adjective (kata sifat). Saat mereka digunakan sebagai adjective maka menjadi modifier daripada Noun dan Pronoun, sedangkan saat digunakan sebagai adverb maka digunakan sebagai modifier daripada adjective, verb dan adverb lainnya dalam kalimat. 

Fungsi Prepositional Phrase

1. Sebagai Adjective yang Menjelaskan Noun

Saat sebuah prepositional phrase berperan sebagai modifier daripada Noun, maka phrase disebut Adjectival Phrase karena adjectivelah yang dapat menjadi modifier daripada noun. Saat difungsikan sebagai adjective, prepositional phrase dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan Which One?

Contoh Kalimat Prepositional Phrase:

The Puppy In The Middle is The Cutest.
(Anak Anjing Yang Berada Ditengah Adalah Yang Paling Lucu)

I Always Hang Out At Warung CB.
(Saya Selalu Nongkrong di Warung CB)

My Wife Always Wanted To Live In A Cabin By The Beach.
(Istri Saya Selalu Menginginkan Untuk Dapat Tinggal Di Kabin Pinggir Pantai.)

Pada contoh kalimat pertama, In The Middle merupakan jawaban daripada mana anak anjing yang paling lucu. Pun demikian pada contoh kalimat kedua, contoh di atas menerangkan kita bahwa dia selalu hang out di warung CB yang berada di jalan Kemuning. Sedangkan, pada contoh ketiga menerangkan bahwa Cabin Dipinggir pantai lah yang diiinginkan Istrinya. 

Semua contoh kalimat di atas mengandung prepositional phrase yang difungsikan sebagai adjective dalam kalimat. 

Tuesday, March 1, 2022

16 Tenses Bahasa Inggris dan Cara Menguasainya

Belajar bahasa Inggris tidak pernah lepas dari yang namanya tenses. Dalam bahasa Inggris sendiri, ada 16 tenses bahasa Inggris.

Oleh karena itu, bagi kita yang bukan penutur asli bahasa Inggris, memang ke-16 tenses bahasa Inggris dapat menjadi hal yang sulit atau membingungkan, bahkan cenderung menakutkan bagi sebagian orang untuk dipahami.

Mengapa begitu?

Jawabannya akan berbeda bagi setiap orang. Namun, penyebab umunya adalah banyaknya peraturan dan juga pengecualian dalam tenses bahasa Inggris. 

Tenses sendiri adalah sebuah konsep yang menerangkan waktu kejadian dari sebuah pernyataan. Terdapat 16 tenses bahasa Inggris utama yang bisa Anda pelajari. Berikut adalah rangkuman dari ke-16 tenses bahasa Inggris dan tips belajar bahasa Inggris untuk memahaminya lebih baik lagi. Pada dasarnya, untuk dapat menguasai bahasa Inggris, modal utama yang harus kita kuasai adalah mencakup masalah tenses.

Mengapa demikian?

Menurut berbagai macam sumber, apabila kita dapat menguasai tenses yang tersedia di dalam ilmu bahasa Inggris, berarti kita sudah menguasai 60% kemampuan berbahasa Inggris.

Menarik bukan? 

Setelah itu, kita perlu mengembangkan 40% sisanya dengan belajar materi-materi lain dalam ilmu bahasa Inggris.

CARA BELAJAR GRAMMAR BAHASA INGGRIS YANG EFEKTIF

1. Pahami Part of Speech

Saat belajar bahasa Inggris, mungkin ada sebagian dari Anda menghafalkan banyak kosakata ketika melatih kemampuan berbicara bahasa Inggris. Ketika Anda ingin fokus belajar grammar, maka hal yang harus Anda lakukan adalah mempelajari Part of Speech atau yang dalam bahasa Indonesianya disebut sebagai kelas kata.

Setiap kata dalam bahasa Inggris dikelompokkan dalam kelas-kelas kata yang sesuai dengan peruntukan dan aturan penggunaannya. Memahami Part of Speech akan langkah pertama belajar grammar bahasa Inggris, dan di bawah ini adalah daftar Part Of Speech yang harus Anda pahami:

  • Noun (kata benda), merupakan kelas kata untuk manusia, tempat atau benda, contoh: Julia, Harvard University, iPhone, School.
  • Pronoun (kata ganti), Pronoun merupakan kata ganti yang digunakan untuk menggantikan kata benda dalam kalimat bahasa inggris, contoh: He, She, It, His, Her, Myself, Herself, Himself.
  • Adjective (kata sifat), merupakan kata yang digunakan untuk memberikan makna tambahan pada Noun atau Pronoun, contoh: Beautiful Girl, Prestigious University, Black Smartphone.
  • Article, merupakan kata sifat khusus yang digunakan untuk mendeskripsikan kata benda jelas dan tidak jelas, contoh: A Book, An Honour, The Book.
  • Verb (kata kerja), merupakan kata kerja yang digunakan untuk mendeskripsikan suatu aktifitas, swim, jump, sit.
  • Adverb (kata keterangan), digunakan untuk memberikan makna tambahan atau memodifikasi kata kerja, kata sifat dan kata keterangan lainnya, contoh: Jump High, Run Fast, So Beautiful.
  • Conjunction (kata sambung), digunakan untuk menghubungan dua kalimat dalam bahasa Inggris.
  • Preposition (kata depan), digunakan untuk menunjukan posisi atau arah, contoh: In, On, At.
  • Interjection (kata seru), kata yang menunjukan emosi, contoh: Wow!, Ouuch!, Yay!

Jika Anda mengetahui dan mengenali pengelompokan kata berdasarkan kelas katanya maka akan sangat memudahkan Anda dalam membentuk kalimat bahasa Inggris sesuatu aturan tiap-tiap tenses.

2. Pelajari Phrase

Mengutip BahasaInggris.PRO, phrase adalah rangkaian kata yang berdiri sebagai suatu kesatuan yang memberikan makna tambahan kepada kalimat dalam bahasa Inggris. Berbeda dengan kalimat, phrase tidak mengandung subjek, verb dan predikat. Pola daripada Phrase adalah sebagai berikut:

Head —> Modifier <— Head

Sama seperti part of speech, phrase dalam bahasa inggris terbagi menjadi delapan jenis yang harus Anda pahami aturan penggunaan dan fungsinya dalam sebuah kalimat,ke-delapan phrase tersebut adalah sebagai berikut:

  • Noun Phrase
  • Adjective Phrase
  • Verb Phrase
  • Adverb Phrase
  • Prepositional Phrase
  • Exclamatory Phrase
  • Gerund Phrase
  • To Infinitve Phrase

3. Pelajari Clause

Setelah Anda memahami aturan penggunaan Phrase, maka langkah selanjutnya adalah mempelajari tentang Clause atau klausa dalam bahasa Indonesia. Clause adalah rangkaian kata yang memiliki pola Subjek + Predikat yang terbagi menjadi dua, yakni Main Clause yang dapat berdiri sendiri dan menjadi kalimat dan Sub Clause yang tidak dapat berdiri sendiri untuk menjadi sebuah kalimat.

Khusus untuk Sub Clause, dalam penerapannya dalam kalimat dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yakni:

  • Adjective Clause
  • Noun Clause
  • Adverbial Clause

4. Pahami Struktur Kalimat

Setelah mempelajari dan memahami aturan penggunaan ketiga komponen bahasa Inggris di atas, kini selanjutnya Anda mempelajari struktur kalimat yang ada dalam bahasa Inggris. Sebagai informasi terdapat 16 tenses bahasa Inggris yang harus Anda kuasai yang masing-masing terbagi dalam 4 kelompok yakni Present Tense, Past Tense, Future Tense dan Perfect Tense.

Pemahamaan akan struktur kalimat merupakan hal fundamental dalam belajar Grammar bahasa Inggris. Jika Anda paham peran masing-masing tenses akan lebih mudah mengaplikasikannya dalam percakapan maupun tulisan, hal ini dikarenakan formula tiap-tiap tenses akan menuntun Anda menyusun kalimat sesuai dengan keterangan waktu dan kondisi yang sedang Anda bicarakan.

Kalimat dalam bahasa Inggris terbagi berdasarkan Predikat yang terdiri dari Kalimat Verbal dan Kalimat Nominal dan berdasarkan Jumlah dan Penyusun Klausa, yang memiliki terbagi menjadi empat jenis lagi yakni: Simple Sentence, Compound Sentence, Complex Sentence, dan Compound-Complex Sentence.

Demikian pembahasan mengenai cara belajar grammar bahasa inggris yang efektif, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam proses belajar grammar.

15 Extremely Chic December Outfits for Holiday Parties, New Year's Eve, and More

F riends, the best time of year is finally upon us: sequin season! For the next 31 days (give or take) it will be socially acceptable—nay,  ...