
Bullying adalah penggunaan kekuatan atau kekuasaan untuk menyakiti orang lain. Perilaku ini akan membuat perasaan orang lain tidak nyaman. Biasanya bullying di lakukan dengan cara mengancam, menindas dengan cara fisik atau pun verbal.
Korban bullying biasanya dialami oleh anak-anak, tetapi anak kerap segan membicarakannya kejadian ini kepada orangtuanya, karena di ancam pelakunya agar tidak melaporkan kepada siapa saja. Kejadian bullying ini bisa terjadi di lingkungan sekolah bahkan di rumah.
Anak yang terkena bully mentalnya akan sangat terpengaruh, rasa percaya dirinya akan menjadi rendah, merasa kesepian, terasa di isolasi, hingga depresi.
Bullying ada dua jenis, ada yang dengan cara fisik dan ada juga yang dengan cara verbal atau ucapan.
Bullying dengan kontak fisik:
Bullying dengan kontak verbal:
Korban bullying biasanya dialami oleh anak-anak, tetapi anak kerap segan membicarakannya kejadian ini kepada orangtuanya, karena di ancam pelakunya agar tidak melaporkan kepada siapa saja. Kejadian bullying ini bisa terjadi di lingkungan sekolah bahkan di rumah.
Anak yang terkena bully mentalnya akan sangat terpengaruh, rasa percaya dirinya akan menjadi rendah, merasa kesepian, terasa di isolasi, hingga depresi.
Bullying ada dua jenis, ada yang dengan cara fisik dan ada juga yang dengan cara verbal atau ucapan.
Bullying dengan kontak fisik:
- Memukul
- Mendorong
- Berkelahi
- Menendang dan menjitak
- Meneriaki seseorang
- Mengambil barang milik orang lain
- Memberi panggilan nama (name- calling)
- Mengganggu, mengabaikan, mengucilkan
- Menyebarkan gosip
Tanda anak yang sedang mengalami bullying selain dari fisik bisa juga dilihat dari tingkah lakunya, selain itu, bisa juga dilihat dari pesan SMS yang masuk ke ponsel si anak, karena biasanya anak yang terkena bullying akan mendapat sms ancaman dari orang yang membullynya. Dan kadang anak curhat kepada teman terdekat tentang bully yang di rasakan nya melalui sms.
Bila tanda bully ini sudah anda ketahui, maka anda sebagai orangtua harus segera berbicara dengan anak, apakah dia mengalami bullying tersebut.
Ada beberapa tanda anak mengalami bullying di sekolah, diantaranya adalah:
1. Menurunnya semangat ke Sekolah
Anak yang terkena bully biasanya tidak menyukai rutinatis hariannya untuk bersekolah, ketika gejala ini mulai tampak, seharusnya orang tua segera mencari penyebabnya, orang tua harus segera mencari solusi yang tepat jika anak terindikasi mengalami bully.2. Murung bahkan mengurung diri di kamar
Jika pulang sekolah anak selalu murung dan wajahnya cemberut, bisa jadi anak menjadi korban bully.3. Prestasi sekolah menurun
Menurunnya prestasi di sekolah secara drastis, bisa jadi karena anak menjadi korban bully.4. Tidak pernah mengikuti kegiatan bersama teman sekolah
Anak korban bullying akan mengalami masalah dalam interaksi sosialnya, terutama kepada teman sekolahnya, anak akan cenderung lebih memilih berdiam diri.Bila tanda fisik dan tingkah laku ini diketahui, sebaiknya anda sebagai orang tua bertanya kepada anak, apa yang membuat anak berperilaku demikian, dan anda bisa menghubungi guru di sekolah untuk mengetahui apakah anak menjadi korban bullying.
No comments:
Post a Comment