Sunday, April 28, 2024

3. Kamu kurang meluangkan waktu bareng keluarga saat ramadan dan lebaran.

Mungkin kamu jadi salah satu orang yang belum punya kesempatan untuk menjalani ramadan dan lebaran bareng keluarga. Nggak cuma kurang menjalin komunikasi, kamu juga sering terlalu larut dalam kesibukan sendiri sampai lupa kalau kehadiranmu sangat mereka rindukan.

Memang betul, nggak ada orang yang ingin tetap bekerja saat libur lebaran. Di satu sisi kamu juga nggak bisa mengubah kondisi. Tapi ‘kan menjalin komunikasi saat ini nggak melulu harus bertemu langsung. Satu pesan singkat darimu sebenarnya udah cukup untuk melegakan hati mereka. Malah lebih bagus kalau sehabis kerja, kamu meluangkan waktu untuk menelepon atau video call.

Tapi kamu nggak melakukan itu. Ucapan selamat hari raya darimu pun terkesan seperti formalitas belaka. Kalau kamu masih bertanya-tanya kenapa setiap lebaran terasa gini-gini aja dan kurang bermakna, mungkin penyesalan satu ini yang harus kamu tebus tahun depan.

4. Memilih mudik di hari H lebaran untuk menghindari kemacetan

Lagi-lagi rencanamu meleset. Ternyata nggak cuma kamu yang mikir kalau mudik di hari H lebaran akan terbebas dari macet. Beribu-ribu pemudik lainnya pun memikirkan hal yang sama. Alhasil, kalian bertemu di jalan raya padat merayap, jauh dari kata lengang seperti yang diharapkan.

Sejujurnya ini bukan fenomena baru. Hampir setiap tahun, puncak arus mudik lebaran terjadi sekitar H-1 dan hari H lebaran. Karena kurang jeli membaca situasi, waktumu jadi banyak terbuang di jalan. Bukannya melepas rindu dengan keluarga, kamu malah stres sendiri menghadapi kemacetan yang nggak ada ujungnya itu.

Padahal bisa aja di waktu yang sama kamu udah makan kue nastar sambil ngobrol bareng keluarga andai dari awal lebih berhati-hati mengambil keputusan.

5 Penyesalan yang Sering Dirasakan Usai Lebaran. Bikin Hari Rayamu Jadi Kurang Bermakna

Sebagai umat muslim, pernah nggak sih kamu merasa bulan ramadan berlalu dengan begitu cepat? Rasanya baru kemarin bangun tidur untuk sahur pertama eh ternyata besok udah malam takbiran aja. Perasaan pun jadi campur aduk mengingat ramadan kali ini belum maksimal amal ibadahnya. Di sisi lain, kamu ingin memperbaiki kekurangan itu tapi khawatir nggak bisa bertemu dengan bulan ramadan tahun depan. Duh..

Itu baru satu dari sekian banyak penyesalan yang biasanya dirasakan usai ramadan maupun lebaran. Ada nggak sih hal-hal lain yang juga kamu harap pernah lakukan di bulan ramadan tapi ternyata nggak terwujud? Coba simak satu per satu di bawah ini.

1. Awal puasa udah meniatkan fokus ibadah tapi kenyataannya belum juga maksimal

Salat, mengaji, tadarusan jadi aktivitas yang kamu harap bisa terwujud di bulan ramadan. Fokus mendalami ilmu agama memang jadi harapan banyak umat muslim di bulan suci. Dorongan untuk terus beramal ditambah lagi dengan keyakinan bahwa pahalamu akan dilipatgandakan selama 30 hari itu.

Sebelum hari pertama puasa kamu bahkan menyusun jadwal ibadah tambahan agar nggak bersinggungan dengan pekerjaan sehari-hari. Namun sayang, realisasinya nggak semulus itu. Banyak jadwal mengaji yang terlewatkan dan salat sunah yang digantikan dengan sibuk mengurus pekerjaan duniawi.

Akhirnya, saat salat Idulfitri tiba, rasa kosong itu nggak bisa ditutup-tutupi. Dalam hati kamu merasa ramadan kali ini terasa seperti rutinitas tahunan karena kamu nggak berhasil memanfaatkannya sepenuh hati.

15 Extremely Chic December Outfits for Holiday Parties, New Year's Eve, and More

F riends, the best time of year is finally upon us: sequin season! For the next 31 days (give or take) it will be socially acceptable—nay,  ...