Selain itu, seorang ESFP adalah orang yang mudah memahami dunia dan keadaan yang ada di sekitarnya.
Dengan sifatnya yang mudah bergaul, ramah, dan selalu bisa menerima keadaan orang lain, pantas saja orang menjulukinya sebagai sang penghibur.
Selain sifatnya yang mudah bergaul, para ESFP merupakan orang yang selalu bersemangat, menikmati pekerjaannya untuk mewujudkan suatu tujuan.
Mereka sang ESFP selalu bisa menjelaskan sesuatu sesuai dengan nalar dan akal sehat, realistis dan tidak suka berkelit.
Sebagai orang yang mudah beradaptasi, sang penghibur ini termasuk orang yang menyenangkan, fleksibel dan spontan.
Menurut website 16 personality, di bawah ini merupakan kelemahan dan kekuatan yang ada pada karakter ESFP.
Kekuatan ESFP
Seorang ESFP yang memiliki julukan sebagai sang penghibur ini termasuk orang yang memiliki keberanian dan orisinalitas tersendiri.
Bukan julukan semata, para ESFP memang merupakan orang yang pandai dalam bermain peran atau menghibur orang layaknya seorang artis, penari, maupun orang yang berada di atas panggung.
Sang ESFP adalah orang yang lebih suka melakukan hal yang memiliki pengamatan yang tajam untuk dapat melakukan sesuatu dengan baik.
Para ESFP juga merupakan orang yang suka menghabiskan waktu dengan orang lain tanpa perlu mencari bahan obrolan, karena mereka secara natural memiliki kemampuan. mendapatkan bahan pembicaraan.
Kelemahan ESFP
Salah satu kelemahan terbesar yang dimiliki oleh sang penghibur adalah perasaan mereka yang terlalu sensitif.
Mereka akan merasa sangat terintimidasi hanya dengan beberapa kalimat kritikan yang menyerang ketidakmampuan mereka dalam menjalankan sesuatu.
Sebenarnya, ketidaksukaannya dengan konflik bisa jadi kekurangannya, karena para ESFP lebih memilih untuk meng-iyakan semua hal dan menghindari konflik tersebut.
Padahal, bisa saja sesekali mereka dapat membela diri untuk mengatakan tidak atau sekedar membuat orang lain kapok telah berbicara buruk padanya.
Tapi mereka para ESFP lebih memilih untuk pergi dan mencari sesuatu yang lebih menyenangkan dari pada harus membela diri.
No comments:
Post a Comment