3. Jaga Komunikasi Tetap Profesional dan Jelas
Salah paham adalah bahan bakar utama drama kantor. Untuk mencegah hal itu, pastikan kamu selalu berkomunikasi dengan jelas, sopan, dan terbuka. Hindari menyampaikan pesan penting lewat bisikan atau obrolan santai yang bisa ditafsirkan berbeda. Kalau kamu merasa tidak nyaman, kamu bisa sampaikan dengan tenang tanpa menyudutkan pihak lain. Sikap seperti ini menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan minim konflik.
4. Bangun Hubungan Baik dengan Semua, Bukan Hanya Kelompok Tertentu
Kadang drama muncul karena adanya “kelompok kecil yang terlalu eksklusif”. Kalau kamu hanya dekat dengan satu kelompok, kamu bisa ikut terseret dalam konflik antar grup. Lebih baik bangun hubungan baik dengan semua orang. Bukan berarti kamu harus akrab dengan semua, tapi cukup ramah dan terbuka. Cara ini akan membuatmu terlihat netral dan tidak memihak siapa pun, sehingga lebih mudah dipercaya.
5. Bijak di Media Sosial dan Obrolan Online
Drama kantor juga bisa muncul dari komentar di grup chat kantor atau unggahan di media sosial. Selalu pikirkan dua kali sebelum kamu membagikan pendapat, reaksi, atau “candaan” yang bisa menyinggung. Walaupun terlihat sepele, jejak digital bisa menyulut konflik yang tidak perlu. Jadi, jaga sikap kamu tidak hanya saat tatap muka, tapi juga di dunia maya yang kadang jauh lebih sensitif.