Monday, June 12, 2023

Psikologi adalah salah satu disiplin ilmu yang mempelajari tentang keadaan mental, proses, dan perilaku manusia. Biar nggak bingung, ketahui yuk fungsi, tujuan, dan manfaat mempelajari psikologi.

Teori ilmu psikologi didasarkan pada pengamatan dari perilaku manusia. Sebenarnya, psikologi itu apa sih? Simak deh penjelasan lengkap pengertian psikologi di bawah ini!

Pengertian Psikologi
Menurut Cambridge Dictionary, psikologi adalah studi ilmiah yang membahas tentang bagaimana cara pikiran manusia bekerja sehingga bisa mempengaruhi perilaku dan karakter seseorang.

Banyak yang tanya, apa bedanya psikolog dan psikologi? Psikolog yaitu seseorang ahli psikologi, sementara psikologi itu sendiri ilmu yang dipelajari oleh seorang psikolog.

 Psikologi sebagai ilmu yang meneropong atau mempelajari keadaan manusia, sudah barang tentu psikologi mempunyai hubungan dengan imu-ilmu lain yang sama-sama mempelajari tentang keadaan manusia.

 Hal ini akan memberi gambaran bahwa manusia sebagai mahkluk hidup tidak hanya dipelajari oleh psikologi saja, tetapi juga dipelajari oleh ilmuilmu lain. 

Manusia sebagai mahkluk budaya maka psikologi akan mempunyai hubungan dengan ilmu-ilmu kebudayaan, dengan filsafat, dengan antropologi dengan beberapa ilmu sebaga berikut. 1. Hubungan Psikologi dengan Biologi Biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang kehidupan. Semua benda yang hidup menjadi objek biologi. 

Oleh Karena biologi berobjekkan benda-benda yang hidup, maka cukup banyak ilmu yang tergabung di dalamnya. Oleh karena itu baik itu biologi maupun psikologi sama-sama membicarakan manusia. Sekalipun masing-masing ilmu itu meninjau dari sudut yang berlainan, namun pada segi-segi yang tertentu kadang-kadang kedua ilmu itu ada titik-titik pertemuan.

 Ruang Lingkup Psikologi Untuk memahami psikologi lebih mendalam, maka penting untuk melihat cakupan dari psikologi itu sendiri. Ditinjau dari objek kajian dari psikologi adalah dapat dilihat pada dua hal yakni (Ahmadi, 2003): 

a. Psikologi yang menyelediki dan mempelajari manusia 

b. Psikologi yang menyelediki dan mempelajari hewan, yang umumnya lebih tegas disebut psikologi hewan. Dewasa ini kajian psikologi manusia dengan menggunakan hewan sebagai eksperimen telah ditinggalkan oleh sarjana psikologi. 

Olehnya itu kajian dalam buku ini berfokus pada psikologi yang berobjekkan manusia. Hal ini dapat dibedakan dalam dua hal yakni psikologi umum dan psikologi khusus. 

Psikologi umum adalah psikologi yang menyelediki dan mempelajari kegiatan-kegiatan atau aktivitas-aktivitas psikis manusia pada umumnya yang dewasa, yang normal dan yang beradab (berkultur). Psikologi umum berusaha mencari dalildalil yang bersifat umum daripada kegiatan-kegiatan atau aktivitas psikis. 

 Psikologi diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1952 oleh Slamet Imam Santoso, profesor psikiatri di fakultas kedokteran, Universitas Indonesia. Pada pidato pengakuannya sebagai profesor, Slamet menceritakan pengalamannya dengan pasien-pasiennya yang kebanyakan anggota militer dan pegawai pemerintah yang mengalami gangguan psikosomatis karena tidak mampu mengerjakan pekerjaan barunya setelah Indonesia mengambil alih pemerintahan dari kolonial Belanda pada tahun 1950, menurut Slamet, psikiatri membutuhkan ilmu psikologi untuk menjelaskan potensi-potensi manusia guna menyeleksi orang Slamet Imam Santoso (http://japrojap.blogspot.com/201 4/03/slamet-imam.html) Pengantar Psikologi | 19 yang tepat pada tempat (pekerjaan) yang tepat (the right man in the right place). 

Setelah pidato tersebut, diselenggarakan kursus pelatihan di Universitas Indonesia terhadap para asisten psikolog, dan beberapa tahun kemudian kursus itu menjadi jurusan psikologi di fakultas kedokteran, Universitas Indonesia. Slamet ditunjuk sebagai ketua jurusan tersebut. Psikologi pertama yang lulus adalah Fuad Hassan pada tahun 1958. Pada tahun 1960, Depertemen psikologi tersebut berdiri sendiri menjadi Fakultas Psikologi dengan Slamet sebagai dekan pertama sebelum digantikan dengan Fuad Hassan pada tahun tujuhpuluhan (selain menjadi guru besar dan Dekan Fakultas Psikologi di Universitas Indonesia, Fuad Hassan kemudian menjadi duta besar dan menteri pendidikan dan kebudayaan). 

    Perkembangan Psikologi Gestalt di Amerika dan berjumpa dengan aliran Behaviorisme melahirkan aliran Psikologi Kognitif. Tokoh-tokohnya antara lain F. Heider dan L. Festinger. Aliran ini khususnya mempelajari hal-hal yang terjadi dalam alam kesadaran (kognisi) dan besar pengaruhnya dalam cabang Psikologi Sosial, khususnya untuk mempelajari hubungan antar manusia. Pada perkembangan selanjutnya, peranan dokterdokter khususnya psikiater (ahli penyakit jiwa) dalam perkembangan psikologi menjadi penting untuk dilihat juga. 

    Dokter-dokter ini umumnya tertarik pada penyakit-penyakit jiwa, khususnya psikoneurosis, dan berusaha mencari sebabsebab penyakit ini untuk mencari teknis penyembuhannya (terapi) yang tepat. Teknik-teknik terapi seperti magnetism dan hipnotisme akhirnya meyakinkan pada dokter ini bahwa dibelakang kesadaran manusia, terdapat kualitas kejiwaan yang lain yang disebut ketidaksadaran (unconsciousness) dan justru dalam alam ketidaksadaran itulah terletak berbagai konflik kejiwaan yang menyebabkan penyakit-penyakit kejiwaan. 

 Pada tahun 1879 adalah tahun yang sangat penting dalam sejarah psikologi. Pada tahun inilah Wundt mendirikan laboratorium psikologi yang pertama kali di Leipzig, Jerman yang dianggap sebagai pertanda berdiri sendirinya psikologi sebagai ilmu yang terpisah dari ilmu-ilmu induknya (filsafat dan faal). Pada tahun ini pula, Wundt memperkenalkan metode yang digunakan dalam eksperimen-eksperimen, yaitu metode introspeksi. 

Wundt kemudian dikenal sebagai seorang yang menganut strukturalisme karena ia mengemukakan suatu teori yang menguraikan struktur (susunan, komposisi) dari jiwa. Wundt juga dikenal sebagai seorang penganut elementisme, karena ia percaya bahwa jiwa terdiri dari elemen-elemen. Ia pun dianggap sebagai tokoh asosiasionisme, karena ia percaya bahwa asosiasi adalah mekanisme yang terpenting dalam jiwa, yang menghubungkan elemenelemen kejiwaan satu sama lainnya sehingga membentuk satu struktur kejiwaan yang utuh. 

Psikologi sebagai ilmu pengetahuan juga harus memiliki sifat-sifat yang dimiliki oleh ilmu pengetahuan pada umumnya. 

Oleh karena itu, psikologi mempunyai:

 a. Objek tertentu. Syarat mutlak di dalam suatu ilmu, karena objek inilah yang akan menentukan langkah-langkah yang lebih lanjut di dalam pengupasan lapangan ilmu pengetahuan. Tanpa adanya objek dapat diyakinkan tidak akan adanya pembahasan yang mapan. 

b. Metode penyelidikan tertentu. Tanpa adanya metode yang teratur dan tertentu, penyelidikan atau pembahasan akan kurang dapat dipertanggungjawabkan dari segi keilmuan. Segi metode inilah akan terlihat ilmiah tidaknya sesuatu penyelidikan atau pembahasan. 

c. Sistematik yang teratur sebagai hasil pendekatan terhadap objeknya. Hasil pendekatan terhadap objek itu kemudian disistematisasi sehingga merupakan suatu sistematika yang teratur yang menggambarkan hasil pendekatan terhadap objek tertentu. Beranjak dari syarat psikologi menjadi ilmu pengetahuan tersebut kemudian menjadi landasan dari beberapa tokoh Pengantar Psikologi | 5 dalam memberi pengertian dari psikologi. 

Pengertian Psikologi

    Pengertian Psikologi Dewasa ini, kata psikologi semakin familiar di telinga kita. Psikologi kemudian diartikan dengan beragam definisi. Ada yang berpendapat bahwa psikologi adalah ilmu jiwa dan ada pula yang berpendapat bahwa psikologi adalah ilmu tentang perilaku. 

    Ilmu ini tidak jarang dipadankan dengan ilmu dukun, seperti memahami telepati, kemampuan untuk meramalkan masa depan dan kemampuan memahami masa lalu seseorang. Psikologi juga biasanya tidak hanya diletakkan untuk manusia, namun juga sering kali kita mendengar psikologi untuk makhluk hidup lainnya misalnya hewan dan tumbuhtumbuhan juga memiliki “jiwa” atau setidaknya bertingkahaku. 

    Oleh karena itu, maka sebaiknya kita berusaha menelaah lebih mendalam bermacam-macam arti psikologi. Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani yakni psychology yang merupakan gabungan dari kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. 

Simak Rekomendasi 20 Kata-kata Mencintai Diri Sendiri Singkat!

Berikut ini  Kami    telah merangkum 20 kata-kata mencintai diri sendiri yang bisa kamu tuliskan di buku harian, sebagai   caption  di media...