Monday, June 12, 2023

    Perkembangan Psikologi Gestalt di Amerika dan berjumpa dengan aliran Behaviorisme melahirkan aliran Psikologi Kognitif. Tokoh-tokohnya antara lain F. Heider dan L. Festinger. Aliran ini khususnya mempelajari hal-hal yang terjadi dalam alam kesadaran (kognisi) dan besar pengaruhnya dalam cabang Psikologi Sosial, khususnya untuk mempelajari hubungan antar manusia. Pada perkembangan selanjutnya, peranan dokterdokter khususnya psikiater (ahli penyakit jiwa) dalam perkembangan psikologi menjadi penting untuk dilihat juga. 

    Dokter-dokter ini umumnya tertarik pada penyakit-penyakit jiwa, khususnya psikoneurosis, dan berusaha mencari sebabsebab penyakit ini untuk mencari teknis penyembuhannya (terapi) yang tepat. Teknik-teknik terapi seperti magnetism dan hipnotisme akhirnya meyakinkan pada dokter ini bahwa dibelakang kesadaran manusia, terdapat kualitas kejiwaan yang lain yang disebut ketidaksadaran (unconsciousness) dan justru dalam alam ketidaksadaran itulah terletak berbagai konflik kejiwaan yang menyebabkan penyakit-penyakit kejiwaan. 

Sigmund Freud (1856 – 1939) adalah orang yang pertama yang secaara sistematis menguraikan kualitaskualitas kejiwaan itu beserta dinamikanya untuk menerangkan kepribadian orang dan untuk diterapkan dalam teknik psikoterapi dan aliran atau teorinya disebut psikoanalisa. Aliran ini juga dikenal dengan istilah psikologi dalam (depth psychology), karena aliran ini tidak hanya berusaha 16 | Pengantar Psikologi menerangkan segala sesuatu yang nampak dari luar saja, melainkan khususnya berusaha menerangkan apa yang terjadi di dalam atau di bawah kesadaran itu. Pengaruh psikoanalisa ini besar sekali terhadap perkembangan psikologi sampai sekarang. Dua aliran yang sampai hari ini masih dianggap berpengaruh besar yakni Behaviorisme dan Psikoanalisis. Keduanya dipandang terlalu memandang manusia dari satu segi saja. Behaviorisme dianggap memandang manusia hanya sebagai makhluk reflex, sementara Psikoanalisis hanya memandang manusia sebagai makhluk yang dikendalikan oleh ketidaksadarannya. 

Karena itu muncul aliran Psikologi Holistik atau Humanistik dengan tokoh-tokohnya antara lain Abraham Maslow (1908 – 1970) dan Carl Rogers (1902 0 1987). Aliran ini dinamakan holistik karena memandang manusia sebagai keseluruhan dan dinamakan Humansitik karena memandang manusia sebagai itu sendiri, sebagai manusia yang mengalami dan menghayati, bukan sekedar sebagai kumpulan reflex atau kumpulan naluri ketidaksaran.

No comments:

Post a Comment

15 Extremely Chic December Outfits for Holiday Parties, New Year's Eve, and More

F riends, the best time of year is finally upon us: sequin season! For the next 31 days (give or take) it will be socially acceptable—nay,  ...