Tempat? Kamar. Iya, kamarnya sendiri. Sejauh ini saya belum pernah ketemu INTJ lain di kehidupan nyata. Jadi satu-satunya INTJ yang saya tahu ya saya sendiri yang sukanya nongkrong di kamar. Karena saya juga introvert, saya lebih suka menghabiskan waktu di tempat yang tenang. Tempat paling tenang itu adalah kamar saya sendiri.
Kalau organisasi, saya sendiri kurang suka berorganisasi. Saya tidak menemukan ketertarikan terhadap organisasi yang terdapat di sekolah maupun kampus. Hanya sempat bergabung karena ajakan ataupun kewajiban dari kampus. Itupun tidak saya ikuti secara serius. Bagi saya kebanyakan organisasi yang sudah saya masuki sejauh ini tidak lebih dari tempat nongkrong pemuda pemudi tersesat. Kebanyakan dari mereka juga hanya ikut ramai dan tidak benar-benar paham tentang visi misi organisasi tersebut. Tidak ada yang benar-benar membawa perubahan atau ide baru sepenglihatan saya. Semuanya hanya menjalankan formalitas turun temurun yang membosankan dan hanya menguntungkan orang besarnya saja.
Kalau ditanya tempat atau perkumpulan yang sering saya datangi, untuk yang bersifat akademis sebatas kampus atau kerja kelompok saja. Sedangkan yang bersifat non-akademik yaitu perkumpulan yang di dalamnya adalah orang-orang yang memiliki minat yang sama atau orang-orang kompeten yang sering bekerja sama dengan saya, sisanya ya teman-teman dekat saya saja. Fun fact, saya pernah melihat meme MBTI yang menyajikan spektrum introvert-ekstrovert dari semua tipe MBTI. Dan INTJ merupakan tipe yang berada di ujung spektrum introvert, alias merupakan tipe MBTI yang paling ekstrim ke-introvert-annya. Ini mungkin hanya sebatas meme, karena saya tidak tahu dasar datanya. Tapi bagi saya sendiri itu terasa begitu tepat sasaran.
Tapi jawaban ini hanya berdasar pada saya pribadi saja. Kalau ditanya secara umum, yang paling mungkin menjadi tempat berkumpul para INTJ adalah lingkungan yang berisi orang-orang cerdas dan pemikir seperti dirinya. Tempat ini tentu menjadi pemuas untuk fungsi Te si INTJ. Selain itu, bisa juga perpustakaan atau toko buku. Karena INTJ adalah pribadi yang suka mempelajari berbagai hal yang dirasanya menarik, belajar adalah hobi dan buku menyimpan banyak informasi yang menjadi makanan Te maupun Fi. Lalu terakhir adalah tempat di mana ia bisa mengeksplorasi hobinya. Hobi ini bisa sangat beragam karena ketertarikan INTJ cukup spesifik untuk setiap individunya. Saya sendiri menggemari seni, khususnya seni lukis dan gambar. Tapi saya sendiri tidak tergabung dalam perkumpulan seni apapun. Menurut saya pun dalam sebuah tempat atau perkumpulan akan sangat kecil kemungkinan untuk menjumpai seorang INTJ, karena populasinya yang sangat minim, terutama untuk INTJ perempuan. Ditambah faktor introvertnya, walaupun saya juga tidak tahu pasti apakah semua INTJ adalah introvert, tapi kalau mengacu pada diri saya sendiri dan beberapa orang INTJ yang saya tahu memang introvert, maka akan semakin sulit menemukan INTJ di luar rumah, sekolah atau tempat kerjanya. Apalagi kalau yang dicari adalah perkumpulan para INTJ.
No comments:
Post a Comment